Sabtu, 29 November 2008

Duh gue bingung mo nulis paan . . . .
gue curhat aja X yee , , ,
Semoga aja Tuhan ngasih gue kesempatan untuk ngewujudin semua mimpi-mimpi gue. Mimpi gue masih segudang lebih X .
gUe pengen jadi penulis kaya penyair favorit gue Kahlil Gibran.
Kapan ya gue bisa wujudin mimpi-mimpi itu semua ??
semoga cepet terwujud deh
yang baca tulisan gue don't 4 get kasih komentar ya!!
semua tulisan gue banayak gue ambil dan gue edit dari para penulis yang laen 'n da juga yang gue bikin ndri, but tu semua cuma buat inspirasi gue aja ko, gue ga da maksud untuk bajak loh dari hasil karya orang......!!!!
he he he he . . . . .
by

Rabu, 19 November 2008

Engkau mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi engkau tidak akan pernah melupakan orang yang menangis denganmu.

Biarkan daku, kesalahanku . . . .
Jangan desak diriku,
karena penderitaan membukakan mataku, dan air mata memberiku penglihatan.
Aku memiliki hati yang mungil,
'kan kubebaskan dia dari kegelapan dadaku,
Meletakannya di telapak tanganku,
Mencari kedalamnya dan meminta rahasianya.

Kesedihan mengajariku bahasa hati.
Hentikan resital ini dari benda terlarang,
karena hati nuraniku
Adalah mahkamah yang bakal menghakimimu dengan keadilan.
Dia'kan menjagaku dari hukuman jika aku tak bersalah,
Dan, menyembunyikan kesalahan hati bila bersalah.

Sabtu, 08 November 2008

KataHatiku

Rahasia sebuah hati disandangkan didalam penderitaan, dan hanya didalam penderitaan, suka cita bisa ditemukan.


Bibirku diam, membisu, dan tanpa kata.
Tapi hatiku dapat berbicara dengan coretan tinta didalam sebuah puisi yang bermakna.


Takdir telah menelan semua mimpi, hasrat, dan keinginanku.
Cerita cinta, kehidupan, dan kesedihanku ikut luput dibawa-Nya.
Masih adakah sisa dijiwaku untuk memulai semua dari awal lagi.
Tuhan beri aku mujizat-Mu
Tuhan dimanakah kasih-Mu
Tuhan tolong beri aku itu
Kesempatan takkan lagi ku siakan

Sabtu, 01 November 2008

KASIH KEHIDUPAN

Warna-warni hidup sangatlah berarti
Bagaikan indahnya pelangi
Menghiasi hati yang sepi
Sebagai penyejuk diri

Sebanyak kapal yang karam dilaut
Tak berarti juga Dinda merasa takut
Hatimu tak pernah ikut
Walau diriku terbawa hanyut

Kalau saja bulan bisa berbicara
Mataharikan berkata
Janganlah kau berduka
Walau hatimu terluka Dinda

Satu hal yang perlu kau ketahui
Mulutku harus bernyanyi
Mataku harus menangisi
Dan hatiku harus berbagi

Ku kan selalu menunggumu
Walau hari terus berlalu
Hatiku selalu untukmu

Hingga akhir hayatku